Peralatan dan Bahan yang Diperlukan untuk membatik – Beserta Fungsinya

Assalamualaikum – Teman teman agustinnesia

Kain batik adalah jenis kain yang dibuat dengan berbagai macam motif dan gambar dengan filosofi yang terkandung didalamnya, pembuatan batik saat ini ada beberapa cara, yang paling mahal kain batik yang dibuat dari proses manual tangan dengan membatik menggnakan tangan akan memberikan ciri khas tersendiri di batik yang dibuat secara manual tangan. Dan yang kedua adalah batik cap / print batik cap atau print adalah jenis batik yang menggunakan alat / mesin yang sudah memiliki pola dan diaplikasikan pada kain yang akan membatik cap. Nah pada ulasan kali ini Agustinnesia akan memberikan ulasan mengenai alat alat untuk membatik manual beserta fungsinya. Mungkin banyak dari teman-tema ada yang belum mengatehuinya kan, yuk simak ulasannya dibawah ini:

Sebelum melakukan proses membatik. Tentunya kita harus menyiapkan peralatan dan bahan terlebih dahulu, nah apa saja yang harus dipersiapkan :

Canting Membatik – image from : Suara Merdeka

  • Canting

Yang pertama adalah canting berfungsi sebagai pena untuk menulis atau kuas untuk melukis sesuai dengan motif atau pola yang kita inginkan. Canting dipakai untuk menulis, melukis, atau mengoreskan cairan malam / lilin di kain yang telah diberi pola atau motif yang sudah digambar pada kain polos. Canting merupakan peralatan membatik yang terbuat dari kuningan atau tembaga.

Canting terdiri dari 3 bagian yaitu:

  • Gagang terong yakni belakang canting yang ditancapkan pada tangkai utama.
  • Nyamplungan yakni bagian yang dipakai untuk menempatkan lilin yang telah dicairkan dari wajan pencairan malam.
  • Carat atau paruh yang merupakan bagian canting yang berbentuk pipa melengkung untuk jalan keluar cairan “malam cair” sewaktu alat itu dipakai untuk membatik.

Jenis- Jenis Canting dan Beberapa Macam Canting

Menurut fungsinya canting dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :

  • Canting reng-reng ( canting polan )

Canting reng-reng digunakan untuk membatik reng-reng ( rencana ) atau batik pertama kali sesuai dengan pola yang telah ditentukan. Canting ini dipakai untuk membuat pola batik sebelum dikerjakan lebih lanjut. Canting reng-reng ini berparuh sedang dan tunggal.

  • Canting isen

Canting isen, canting untuk membatik isi bidang atau untuk mengisi polan. Polan adalah batik hasil mencontoh pola, baik kerangka maupun isi. Canting isin ada yang berparuh tunggal ada juga yang berparuh rangkap, semuanya berukuran kecil. Ukuran paruh canting dibedakan menjadi 3, canting ceret paruh kecil ( cecek ), canting ceret berparuh sedang ( klowong ), dan canting ceret berparuh besar ( tembok).

7 Jenis Canting menurut paruhnya

  1. Canting Cekcekan

Canting cekcekan atau berparuh satu, kecil digunakan untuk membuat titik kecil sebagai pengisi bidang dan untuk membuat garis-garis kecil.

  1. Canting Laron

Canting laron atau berparuh dua, berjajar atas dan bawah, canting jenis ini digunakan untuk membuat garis rangkap.

  1. Canting Telon

Canting telon berparuh empat, digunakan untuk membuat titik yang membentuk bujur sangkar sebagai pengisi bidang.

  1. Canting Prapatan

Canting prapatan berparuh empat, biasa digunakan untuk membuat titik yang membentuk bujur sangkar sebagai pengisi bidang.

  1. Canting Liman

Canting liman atau berparuh lima, canting liman digunakan untuk membuat bujur sangkar kecil yang dibetntuk oleh empat buah titik dengan sebuah titik ditengahnya.

      6. Canting Byok

Canting byok bisanya berparuh tuju atau lebih dan umumnya berparuh ganjil, digunakan untuk membentuk lingkaran kecil terdiri dari sebuah titik atau lebih dari titik-titik kecil, sesuai dengan besar kecilnya atau banyaknya paruh.

  • Canting Rentengan atau Galaran

Canting rentengan atau Galaran biasanya berparuh genap, empat atau lebih tersusun dari bawah ke atas, pada dasarnya canting ini penggunaannya seperti jenis canting lainnya untuk membuat isen.

  • Gawangan

Gawangan adalah peralatan membatik membentangkan kain mori sewaktu akan dibatik. Alat ini dubuat sedemikian rupa ringan dan kuat, sehingga mudah untuk dipindah-pindah. Biasanya gawang dibuat dari bahan kayu atau bambu.

  • Ring / Midangan atau Spanram Kayu

Alat ini dipakai untuk merengangkan kain yang akan dibatik supaya tidak berkerut saat dibatik. Alat ini dipakai khsus untuk membatik kain, yang ukurannya sempit, misalnya sapu tangan, sajadah, tampak meja, tutup kepala, bahan tas dan sebagainya.

Baca Artikel Lainnya : Mengenal 10 Motif-Motif Batik Yang Populer dari Berbagai Daerah Di Indonesia

Pengaris, Pensil, Kertas Minyak dan Kertas Sablon

Penggaris dan pensil gunanya untuk membuat pola dan motif. Kertas minyak dipakai untuk membuat pola atau motif yang akan dijiplak pada kain. Kertas minyak dan karbon digunakan untuk pemula atau anak-anak sekolah dasar.

  • Bandul

Bandul dibuat dari bahan timah, kayu atau batu, dengan dimasukan pada kantong yang digantung pada kain. Fungsinya untuk menekan kain ke bawah agar tidak mudah bergeser sehingga mudah dalam melakukan proses pembatikan.

  • Bejana

Bejana dibuat dari bahan tanah liat (gerabah) atau bahan lain, digunakan untuk menjereng air dalam proses pengolahan (ngetel) kain dan pewarnaan. Skala besar biasanya digunakan jedding tembaga atau kenceng.

  • Wajan

Wajan Membatik – image from : qlapa

Wajan merupakan perkakas dapur yang dibuat dari timah, almunium atau baja yang dipakai untuk mencairkan malam atau lilin agar mudah dalam mengangkat dan menurunkan dari perapian. Untuk ukuran wjan yang dipakai dalam proses membatik ukurannya sangat kecil hanya berdiameter berkisar antara 15 – 20 cm

  • Ember atau Jambangan atau bak Air

Ember atau jambangan air dipakai untuk proses ngetel, mbabar, dan pewarnaan. Ember bisa terbuat dari plastik, sedangkan bak air dapat dibuat secara permanen seperti bak mandi.

  • Kompor

Alat ini dipakai untuk proses pencairan lilin. Kompor yang baik dalam membatik adalah kompor dengan panas dan perapian yang stabil. Yang biasanya dipakai kompor dengan sumbu 6-8 sumbu juga bisa menggunakan kompor listrik. Kompor membatik biasanya berukuran lebih kecil daripada kompor untuk memaksak.

  • Taplak / clemek

Taplak yang dimaksud disini adalah celemek yang dipakai untuk membatik sehingga cairan malam tidak mudah tersumbat saat mengalir melewati canting. Biasanya saringan dibuat dari bahan dari kain yang kasar.

  • Dingklik

Dingklik adalah jenis kursi berukuran kecil dengan ketinggian 10 – 20 cm. Kursi kecil dipakai oleh pembatik karena sangat membantu saat proses membatik. Kursi / diklik ini biasanya terbuat dari kayu atau plastik. Dingklik atau kursi ini akan membantu Anda saat proses membatik sebagai tempat duduk saat membatik.

  •  Lorodan

Lorodan adalah alat yang dipakai untuk membersihkan malam agar tepas dari kain dengan merebus kain yang telah dibatik.

  • Sampayan

Alat yang dipakai untuk menjemur kain yang telah diketel atau selesai dibatik. Alat ini biasanya terbuat dari bambu.

Bahan Untuk Membatik

Kain Mori / Jenis-Jenis Kain yang dapat digunakan untuk membatik

Untuk batik tulis bakaran, kain yang dipakai media tulis dan lukis dalam membatik menggunakan jenis kain mori yang berbahan dasar 100% dari kapas (katun). Beberapa alasan pengerajin menggunakan kain mori antara lain :

  1. Kain mori tergolong kain yang cukup tipis, jika dibatik akan tembus atau batik akan terlihat jelas sehingga mudah untuk diterusi.
  2. Kain mori juga bagus dalam penyerapan zat warna dan mudah diperoleh ditoko kain atau pasar kain.
  3. Bila bahan kain mori tidak 100% kapas, biasnaya kalau terkena malam akan berkerut.

Baca Artikel Lainnya : Mengenal Kain Batik, Jenis Jenis dan Karakter Kain Batik

Macam – macam Kain Mori

  • Pewarna

Pewarna yang diperlukan dalam membatik dapat diperoleh dari bahan sintetis atau alami. Bahan tersebut harus dapat diserat dan terikat kuat dengan bahan kain yang dibatik.

  • Gendorukem

Gendorukem dipakai sebagai campuran lilin yang digunakan untuk membatik.

  • Tepung Kanji

Tepung kanji dipakai sebagai bahan mengental kain mori

  • Minyak Goreng

Minyak goring dipakai sebagai bahan campuran pada lilin supaya tidak mudah pecah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *