Manfaat Tanaman Ekor Kucing Atau Ekor Kera Untuk Pengobatan Alternatif

Assalamu’alaikum teman-teman Agustinnesia

Indonesia memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan yang bermacam-macam salah satunya adalah tanaman ekor kera atau ekor kucing, tentu disetiap wilayah di daerah kamu memiliki nama yang berbeda kan, namun taukah bahwa tanaman ekor kera ini memiliki benyak sekali manfaat untuk pengobatan alternatif teman-teman, pasti pada belum tahu kan, karena sukanya hanya untuk mainan waktu kecil. Biar enggak penasaran yuk simak ulasan selengkapnya sampai akhir biar menambah pengetahuan teman-teman Agustinnesia.




Ekor kucing merupakan tanaman asli dari hindia barat. Umumnya, ditanam sebagai tanaman hias di halaman atau di taman-taman. Merupakan tanaman perdu, tumbuh tegak, tinggi 1-3 m. batang bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, berwarna cokelat kehijauan. Daun tunggal, bertangkai panjang, letak berseling. Helaian daun bentuknya bulat telur atau lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertualangan menyirip, panjang 12-20 cm, lebar 6-16 cm, berwarna hijau muda. Bunga berkelainan tunggal dalam satu pohon. Bunga betina berkumpul dalam karangan berbentuk bulir yang keluar dari ketiak daun, bentuknya bulat panjang berjuntai ke bawah, berwarna merah. Buahnya bulat, kecil, berambut, berwarna hijau. Biji berbentuk bulat, kecil, berwarna putih kotor. Ekor kucing dapat diperbanyak dengan biji.

Sinonim               : A. densiflora Bl

Familia                 : Euphorbiaceae

Nama Daerah

Buntut Kucing, Ekor Kucing, Ekor Kera (Jawa), Tali Anjing (Sunda), Wunga Tambang, Lanccuran (Jawa), Ikut Luntung (Bali), Lofoti (Ternate).

Khasiat

Bunga ekor kucing rasanya manis, kelat, sifatnya sejuk. Bunga ini berkhasiat untuk menghentikan pendarahan (hemostatis) dan peluruh kencing (diuretik). Akar daun berkhasiat hemostatis.

Bagian yang Digunakan

Bunga:

  • Disentri
  • Radang usus
  • Pendarahan, seperti berak darah, muntah darah, mimisan
  • Cacingan
  • Luka bakar
  • Tukak (ulkus) di kaki
Daun
  • Bercak putih di kulit karena kehilangan pigmen (vitiligo)
  • Disentri
  • Batuk darah (hemoptisis)
  • Luka berdarah
  • Sariawan
Cara Pemakaian




Untuk obat yang diminum, rebus 10-30 gram bunga, lalu air rebusannya diminum. Untuk pemakaian luar, giling daun atau bunga secukupnya sampai halus, lalu tempelkan ke tempat yang sakit.

  • Vitiligo

Cuci segenggam daun segar dan kencur seukuran ½ ibu jari sampai bersih, lalu giling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbercak putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

  • Luka Berdarah

Untuk menutup luka, cuci segenggam daun segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan pada luka, balut dengan kain perban

  • Muntah Berdarah

Cuci bunga segar dan pinang secukupnya sampai bersih, lalu kunyah. Selama dikunyah, dapat ditambah sedikit jahe, kencur, dan daun pulai yang masih muda. Telan air kunyahannya dan bunga ampasnya. Lakukan beberapa kali dalam sehari.

  • Radang Usus

Giling 30 gram bunga segar dan 30 gram gula enau sampai halus. Selanjutnya, makan campuran tersebut. Lakukan 3 kali sehari sampai sembuh.

Komposisi

Daun mengandung acalyphin, flavonoida, saponin, dan tannin. Bunga mengandung saponin dan tannin.

Sumber: Buku Tanaman Obat Nusantara (Herlina widyaningrum & Tim Solusi Alternatif)

Semoga artikel diatas dapat bermanfaat sekaligus menambah pengetahuan buat teman-teman Agustinnesia, kamu juga boleh membagikan artikel ini ke keluarga atau teman dekatmu siapa tahu bisa bermanfaat untuk orang yang kamu sayangi, tunggu artikel bermanfat lainnya di Agustinnesia.com, see you terimakasih.

Wa’alaikumsalam  Teman-teman Agustinnesia

Artikel Kesehatan & Kecantikan Lainnya :

Artikel Hijab & Kain Lainnya :




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *