Cara Memilih Hijab Sesuai Jenis Warna Kulit yang Benar

Assalamu’alaikum – Teman teman Agustinnesia Hijab

Memakai hijab syar’i bukan berarti seseorang boleh berpenampilan seadanya.  Seadanya berbeda dengan sederhana. Orang yang seadanya terkesan tidak peduli dan berpenampilan semaunya.  Padahal salah satu dampak positif menggunakan hijab adalah sebagai identitas muslimah.  Hijabers yang berpenampilan semaunya, tidak memperhatikan kerapian dan keindahan, akan merusak citra muslimah secara keseluruhan.

Selain itu, kodratnya wanita ingin selalu tampil cantik.  Tidak terkecuali dalam melaksanakan perintah berhijab dalam Al Qur’an.  Salah satunya, memilih hijab sesuai jenis warna kulit.  Seseorang yang salah dalam memilih hijabnya akan menampakkan wajah yang kusam dan tidak ceria.  Meskipun yang dipakai adalah jenis bahan hijab mewah.  Mungkin orang akan enggan bertemu dengannya.  Di bawah ini adalah cara memilih hijab sesuai jenis warna kulit.

  • Jenis Warna Kulit Hitam

Beberapa dari hijabers memiliki warna kulit yang hitam.  Kebanyakan tidak percaya dri dengan warna kulit demikian.  Padahal warna hitam termasuk mudah memakai hijab dengan warna apa saja.  Bukankan pakaian hitam cocok dengan semua orang?  Kesalahan pemilik warna kulit hitam adalah merasa tidak cocok dengan warna-warna mencolok. Pemilik warna kulit hitam disarankan untuk menggunakan hijab dengan warna-warna terang atau warna neon, seperti hijau stabilo, kuning terang, dan biru elektrik.

Jika tidak percaya diri menggunakan warna-warna neon, maka disarankan untuk menggunakan hijab dengan warna-warna pastel, silver, dan gold. Disarankan juga untuk menggunakan warna-warna kontras seperti pink, biru muda, kuning, dan merah.

Orang yang mempunyai kulit hitam, sebaiknya menghindari hijab dengan warna gelap.  Hijab yang demikian akan membuat wajah semakin gelap dan tidak cerah.  Warna-warna gelap, misalnya coklat tua, turquoise, hitam, hijau daun, pastel lembut, rose, mauve,kuning lembut, ungu pucat, merah bata, abu-abu, dan merah bata.

  • Jenis Warna Kulit Putih

Sama dengan hijabers yang memiliki warna kulit hitam, dapat dikatakan pemilik kulit putih sangat cocok dengan hampir semua warna.  Namun, karena kebanyakan orang berkulit putih justru sangat percaya diri dengan penampilannya, menggunakan hijab yang membuat wajahnya terlihat sederhana.

Untuk menampilkan wajah yang lebih cerah, hijabers berkulit putih disarankan menggunakan hijab berwarna tegas atau agak gelap, misalnya hitam, merah maroon, biru tua, dan ungu, cream, kuning kunyit.   Atau dapat juga sekalian menggunakan jilbab dengan warna terang mencolok seperti merah dan pink. Pemilik kulit putih pucat, akan cocok menggunakan hijab merah, pink, kuning, dan pastel Pemilik kulit putih kemerahan akan cocok dengan warna dusty pink, baby blue, dan ungu pucat, Hijabers dapat juga menggunakan jilbab dengan motif bunga Warna putih,nude, dan warna-warna pastel yang kalem harus dihindari pemilik kulit  putih.  Warna-warna tersebut akan membuat wajah kelihatan menjadi pucat.

  • Jenis Warna Kulit Kuning Langsat

Warna kulit langsat bersama dengan sawo matang dapat disebut sebagai warna kulit medium.  Warna kulit yang banyak dimiliki orang Indonesia.  Jenis warna kulit ini harus benar-benar memperhatikan warna jilbab dan baju yang dipakainya.

Warna-warna cerah akan membuat pengguna dengan kulit kuning langsat nampak lebih cerah dan segar.  Warna-warna tersebut, antara lain merah, biru, pink terang, dan kuning.

Pemilik warna kulit kuning langsat harus menghindari warna-warna yang senada dengan warna kulitnya.  Warna-warna yang mirip dengan kulit akan membuat tampilan menjadi kusam.  Contoh warna tersebut, adalah keemasan, caramel gold, coklat, dan orange.

  • Jenis Warna Kulit Sawo Matang

Warna kulit sawo matang, cenderung dapat disebut agak kecoklatan.  Jika salah memilih warna hijab akan membuat kulit tampak gelap dan kusam.

Kulit sawo matang sangat cocok dengan warna-warna pastel, warna gading, dan warna-warna yang cenderung gelap.  Namun, sebaiknya tidak menggunakan warna coklat.  Warna gelap yang cocok adalah navy blue, merah maroon, ungu gelap, dan hitam.

Pemilik kulit ini tidak disarankan untuk menggunakan hijab dengan warna dasar kontras. Sebagai pengganti wanar-warna kontras yang tidak disarankan dipakai, maka hijabers berkulit sawo matang dapat menggunakan warna pastel seperti dusty pink, sky blue, dan lavender. Jika ingin menggunakan jilbab putih, sebaiknya menggunakan warna putih tulang.

Demikian cara memilih warna hijab yang sesuai jenis warna kulit. Jika teman teman Agustinnesia  Hijab merasa kesulitan mengingat warna-warna yang cocok untuk kulit?  Sebaiknya jika membeli jilbab coba perhatikan warnanya apakah cocok dengan kulit kita atau kurang cocok.

Semoga ulasan artikel diatas dapat memberikan manfaat serta menambah pengetahuan buat teman-teman Agustinnesia Hijab dimanapun berada. Tunggu artikel menarik berikutnya di Agustinnesia.com

Wa’alaikumusalam – Teman teman Agustinnesia Hijab

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *