Bahaya Alkohol Dan Lemak Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh

As’salamualaikum – Teman teman Agustinnesia

Ada banyak sekali hal yang dapat menyebabkan kesehatan kita menjadi terganggu dan berakibat fatal, hingga berujung kematian, dan beberapa kasus kematian yang sudah terjadi di Indonesia tentunya akibat dari mengonsumsi alkohol yang membuat fungsi organ tubuh kita menjadi terganggu karena alkohol adalah salah satu zat kimia yang kegunaan utamanya adalah untuk mengobati luka pada kulit dan pendarahan bukan untuk konsumsi.

Selain itu gaya hidup yang kurang tepat serta pola konsumsi makanan kita yang berlebihan tentu juga dapat berpengaruh terhadap tubuh kita, sebaiknya kita bijak dalam menyikapi gaya hidup dan pola konsumsi.




Secara global, ada lima faktor yang berpengaruh pada kesehatan dan usia harapan hidup masyarakat, yakni malnutrisi, seks yang tidak aman, alkohol, sanitasi yang buruk dan kebersihan, serta tekanan darah tinggi. Sekitar 60 juta kematian di usia muda di seluruh dunia disebabkan oleh lima faktor itu.

Bila kelima faktor tersebut bisa diatasi, kematian di usia muda bukan hanya bisa dicegah, namun angka harapan hidup akan meningkat hingga lima tahun. Demikian laporan yang disampaikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Bila malnutrisi menjadi masalah besar di negara-negara miskin, obesitas dan kelebihan berat badan akibat kelebihan nutrisi, menjadi masalah di kebanyakan negara maju. Menurut WHO, lebih banyak kematian yang disebabkan karena obesitas dibanding akibat malnutrisi.

“Dunia menghadapi masalah yang besar dan hampir sama di berbagai negara dalam hal kesehatan,” tulis WHO dalam laporan Global Health Risk. Ada 24 faktor risiko kesehatan yang disebut dalam laporan tersebut. Bila masalah-masalah itu teratasi, kualitas kesehatan masyarakat pun akan meningkat.

“Bila kualitas kesehatan naik, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” catat WHO. Dalam laporan tersebut juga disebutkan, ada beberapa masalah kesehatan yang diasosiasikan dengan negara kaya, seperti merokok dan obesitas, ternyata kini juga dihadapi oleh negara-negara miskin dan berkembang WHO mencatat, risiko kesehatan kini berada dalam masa transisi; usia harapan hidup masyarakat meningkat karena berhasil melawan penyakit infeksi, namun di saat yang sama muncul masalah baru akibat kurangnya aktivitas fisik, pola makan, konsumsi alkohol dan merokok.




Secara umum, badan kesehatan dunia ini membuat ranking risiko kematian akibat faktor kesehatan, yakni hipertensi (13%), merokok (9%), gula darah tinggi (6%), kurang olahraga (6%), dan obesitas atau kegemukan(5%). Faktor-faktor tersebut meningkatkan risiko terkena penyakit kronik dan penyakit penyebab kematian, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Negara miskin masih bergulat pada masalah kesehatan yang disebabkan oleh kemiskinan, kekurangan nutrisi, seks yang tidak aman, minimnya air bersih dan sanitasi yang buruk. Pada saat yang sama, faktor yang terkait dengan pola makan, seperti kolesterol, obesitas, dan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko masalah kesehatan yang lebih besar.

Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan teman-teman Agustinnesia, kamu juga bisa berbagi artikel ini ke keluarga atau sahabat dekatmu semoga bermanfaat untuk orang yang kamu sayangi, tunggu artikel bermanfaat lainnya di Agustinnesia.com terimakasih.

Wa’alaikumsalam – Teman teman Agutinnesia

 

Artikel Kesehatan & Kecantikan

Artikel Hijab & Kain Lainnya :




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *